Surabaya (beritajatim.com) – Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jatim menggandeng Pemkab Sumenep mengagas pengembangan daerah bersama para mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Wiraraja. Salah satu agenda utamanya adalah menciptakan Center of Infrastructure agar ada interkoneksi di tata kota dan pedesaan di Sumenep, Madura.
Wabup Achmad Fauzi pada acara Civil Week 2017 yang diadakan di Universitas Wiraraja Fakultas Teknik mengatakan, panjang lebar tentang keberhasilan pembangunan Sumenep tidak lepas dari konsep dan kolaborasi seluruh stakeholder yang ada. “Sumenep dan PII Jatim akan menbentuk ‘Center of Infrastructure’ yang bisa memberikan dan mengawal Insfrastruktur Smart City dan juga Smart Village,” terang Achmad Fauzi melalui rilis yang diterima beritajatim.com, Rabu (3/5/2017).
Acara ini juga dihadiri Sekretaris PII Jatim Andira Reoputra sebagai narasumber dalam diskusi Peranan Sarjana Teknik dalam Peluang Usaha di Era Pasar Bebas.
Pemuda yang akrab disapa Reo ini mengatakan pentingnya peranan Sarjana Teknik dalam mencetak Pengusaha di bidang Teknik dikarenakan Pembangunan Infrastruktur yang hari ini sangat diprioritaskan oleh Pemerintah Jokowi sangat membutuhkan para profesional insinyur untuk lima tahun ke depan.
“Khususnya Sumenep yang hari ini fokus terhadap Pembangunan Pariwisata dengan inkubasi Smart City dan Smart Village, selama ini sudah menjalin kerjasama baik dengan PII,” terang Reo.
Peluang Pembangunan Infrastruktur ini juga langsung direspon Ketua Umum BPC HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Sumenep Erik Thamrin. Pengusaha muda mengaku akan siap membantu dan siap berkerjasama di bidang pembangunan Smart City maupun Smart Village dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Kami memiliki anggota para pelaku UKM tersebar di perkotaan dan pedesaan yang siap mendukung penuh program Pemkab Sumenep dan PII Jatim,” papar Erik.
Menurutnya, konsep Smart City dan Smart Village bisa terus diarahkan dan ditata di Sumenep. Karena konsep ini bisa memberikan fasilitas Teknologi Informasi yang terkelola dengan baik. “Ini perlu dikawal agar pembangunan infrastruktur pariwisata connectifity dari tatanan perkotaan hingga pedesaan. Sehingga arahan pembangunan infrastruktur lebih terkelola dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Dwi Desharianto sangat antusias dalam menyambut kerjasama dengan PII Jatim. Ke depan, kerjasama ini akan terus ditingkatkan, agar semua civitas teknik dan universitas siap memberikan yang terbaik untuk pembangunan Sumenep. [tok/but]
Sumber : http://beritajatim.com/politik_pemerintahan/296870/pii_jatim_gagas_center_of_infrastructure_di_sumenep.h
